Rabu, 13 April 2011 |

Menerima dan menyampaikan informasi


Dalam studi komunikasi, menjadi tugas komunikator untuk mengethui siapa yang akan khalayaknya sebelum proses komunikasi berlangsung.
Ada tiga aspek yang perlu diketahui seorang komunikator menyangkut tenang kalayaknya, yaitu:
1.      Aspek sosiodemografik
2.      Aspek profil psikologi
3.      Aspek karakteristik prilaku


Dari aspek sosiodemografik, antara lain :
1.      Jenis kelamin
2.      Usia
3.      Populasi
4.      Lokasi
5.      Tingkat pendidikan
6.      Bahasa
7.      Agama
8.      Pekerjaan
9.      Ideologi
10.  Pemilikan media

Dari aspek profil psikologis, ialah memahami khalayak dari segi kejiwaan, antara lain :
1.      Emosi
2.      Bagaimana pendapat – pendapat mereka
3.      Adakah keinginan mereka yang perlu dipenuhi
4.      Adalah selama ini mereka menyimpan rasa kecewa, frustasi atau dendam
Dari aspek karakteristik perilaku khalayak, perlu diketahui antara lain :
1.      Hobi
2.      Nilai dan norma
3.      Mobilitas sosial

Berdasarkan data yang diperoleh dari survei, buku statistik dan wawancara seorang komunikator yang profesional sudah dapat menetapkan tujuan atau sasaran yang ingin dicapai, isi pesan yang ingin disampaikan, media yang akan digunakan serta teknik – teknik atau strategi yang dapat  dipakai untuk mempengaruhi khalayak.
Seorang komunikator perlu memahami bahwa penerima adalah salah satu aktor yang sangat menentukan berhasil tidaknya proses komunikasi. Karena itu penerima dalam mendecode atau menyerap pesan harus dilihat sebagai suatu proses kegiatan yang aktif dengan memanfaatkan saluran – saluran organik dan mekanik yang ada. Derajat pesan yang dapat diserap oleh penerima dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain keterampilan berkomunikasi, tingkat, pengetahuan, sistem sosial dan budaya penerima (Berlo, 1961)
Ada tiga macam selektivitas pesan yang bisa terjadi pada setiap penerima, yaitu pemilihan informasi berdasarkan persepsi (selectivite perception), pemilihan berdasarkan liputan (selective exposure) dan pemilihan bedasarkan ingatan (selectivite retention).

Selectivite perception : maksudnya bahwa penerima memberi arti pada pesan menurut persepsinya. Perspsi ialah proses dimana seseorang menyadari adanya obyek yang menyentuh salah satu panca inderanya, apakah itu mata atau telinga. Persepsi terbentuk karena adanya rangsangan yang diorganisir kemudian diberi interpretasi menurut pengalaman, budaya dan tingkat pengetahuannya.

Selective expsure : dimaksudkan bahwa orang cenderung memilih informasi berdasar liputan yang disenanginya. Pilihan terhadap informasi bisa menurut ideologi, agama, suku dan pekerjaan. Misalkan karena ia bekerja sebagai seorang polisi, maka ia lebih banyak memberi perhatian pada berita – berita kriminal yang dimuat dalam surat kabar daripada berita luar negeri, atau karena ia anggota golkar maka ia lebih cenderung mangikuti berita – berita tentang golkar daripada berita partai politik lainnya. Ada juga yang menggolongkan selevtive exposure sama dengan selective attention yang didasarakan atas perhatian pada hal – hal tertentu.

Selective retention : ialah pemilihan informasi yang memberikan kesan tersendiri pada penerima. Misalnya penerima menberi perhatian yang serius pada tayangan pariwisata negeri Belanda, karena mengingat penerima pada pengalamannya ketika sekolah di negeri kincir itu.
Dalam menerima pesan, selain keterampilan berkomunikasi yang harus dimiliki oleh penerima, juga banyak ditentukan oleh tingkat pengetahuan serta kondisi sosial budaya yang ada di sekitar penerima. Perbedaan seperti ini menyebabkan terjadinya pelapisan penerima terhadap suatu informasi. Rongers membagi pelampiasan penerima pesan atas lima tipe, yakni :
1.      Inovator (pembaharu)
2.      Early adopter (penerima dini)
3.      Early majority (penerima mayoritas cepat)
4.      Late majority ( penerima mayoritas lambat)
5.       Langgard (pengikut).

Innovator  ialah mereka yang gandrung pada perubahan dengan berani melakukan uji coba yang penuh resiko. Golongan ini terbuka pada dunia luar, diterpa oleh media massa, serta memiliki pengetahuan teknis pada bidang – bidang tertentu. Kadang – kadang ia tidak cocok dengan lingkungannya sehingga berusaha untuk mengubahnya. Rata – rata mereka tergolong berusia muda.

Early adopter ialah mereka yang pertama kali menerima ide – ide baru dari pembaharu (innovator). Mereka adalah golongan yang berintegrasi dengan sistem sosial yang ada. Biasanya pertimbangan dari orang – orang yang ada di sekitarnya.
Early Majority ialah mereka yang tergolong sebagai penerima pesan-pesan atau ide-ide baru lainnya menerima ide tersebut. Mereka ini tidak tergolong kelompok pimpinan, tetapi anggota biasa yang dekat dengan jaringan pimpinan yang menerima pembaharuan. Dialah yang menjadi penghubung antara penerima dini (early adapter) dengan penerima lambat (late adapter). Mereka termasuk golongan yang punya waktu untuk melihat keberhasilan atau kegagalan orang lain dalam penerimaan ide-ide baru.

Late majority ialah mereka yang menerima ide-ide baru setelah rata-rata anggota lainya menerimanya lebih awal. Mereka menerima setelah melihat ide baru itu membawa keuntungan secara ekonomis, atau setelah ia mendapat tekanan, demi keamanan (safety) dirinya.

Pengikut (langgart) ialah mereka yang tergolong penerima terakhir dari sistem sosial yang ada. Mereka tidak punya pendapat dan berada di luar jaringan sosial namun masih dekat. Mereka menerima ide-ide baru setelah rata-rata disekelilingnya memanfaatkan hasil ide-ide baru itu. Cenderung konservatif, lambat dan tradisional.
Dilihat dari segi jumlahnya, Rogers memberi persentase menurut kurva normal.
Mengenai kesediaan khalayak untuk menerima ide antara lain disebabkan karena:
1.      Adanya kepentingan ganda yang dapat di peroleh kedua belah pihak, yakni antara sumber dan penerima (overlapping of interest)
2.      Pesan itu memberi pemecahan pada masalah yang di hadapi oleh khalayak (problem solving)
3.      Khalayak percaya komunikator yang menyampaikan pesan itu memiliki kompetensi dan kredibilitas yang tinggi.
4.      Khalayak percaya bahwa pesan itu dapat membuat perubahan sebagaimana yang diinginkan oleh khalayak.
(Hafied Cangara, 2003 : 151-160)

Unsur-unsur komunikasi
1.      Komunikator (communicator) : Komunikator adalah orang yang menyampaikan informasi atau pesan.
2.      Komunikan (communicatee) : Komunikan adalah orang yang menerima informasi atau pesan.
3.      Pesan (message) : Pesan adalah berita atau informasi yang mengandung arti yang disampaikan oleh komunikator.
4.      Media : Media adalah alat atau saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi baik secara langsung maupun tidak langsung.
5.      Respon (feedback) : Respon adalah tanggapan dari pihak komunikan terhadap pesan yang disampaikan oleh komunikator.
a.      Zero feedback, yaitu komunikan tidak mengerti maksud pesan yang disampaikan oleh komunikator.
b.      Positive feedback, yaitu komunikan mengerti maksud pesan yang disampaikan oleh komunikator.
c.       Neutral feedback, yaitu respon yang tidak memihak artinya respon dari komunikan tidak mendukung atau menentang komunikator.
d.      Negative feedback, yaitu respon dari komunikan bersifat merugikan atau menyudutkan komunikator.
Asas – asas komunikasi
Agar komunikasi tercipta dan berjalan dengan baik, seseorang harus memahami    asas – asas komunikasi dan mampu menerapkan dalam kehidupan sehari – hari. Ada 4 asas dalam komunikasi yang dikemukakan oleh Geoffrey Mills Oliver Standingfird, yaitu
1.      Komunikasi berlangsung antara pikiran seseorang dengan pikiran orang lain
2.      Orang hanya bisa mengerti sesuatu hal hanya dengan menghubungkannya dengan sesuatu hal yang telah dimengerti
3.      Orang yang melakukan komunikasi mempunyai kewajiban untuk membuat dirinya mengerti
4.      Orang yang tidak mengerti ketika menerima pesan/informasi mempunyai jawaban untuk meminta penjelasan.
(Sri Endang R. dan Sri Mulyani, 2006. 7-14)
Cangara, H. 2003. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT RajaGrafindo.
Endang, Sri. R. dan Mulyani, Sri. 2009.Bekerja Sama dengan Kolega dan Pelanggan . Jakarta: Erlangga    

0 komentar:

Poskan Komentar

Mohon Kritik dan Sarannya ya...